PURBALINGGA – Pemerintah Desa (Pemdes) Sirau bersama warga bergerak cepat melakukan penanganan terhadap sisa-sisa material tanah longsor yang masih menimbun sebagian akses jalan di jalur Siregol, Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga pada Kamis, 4 Juni 2026.
Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran lalu lintas serta mengantisipasi potensi bahaya bagi para pengguna jalan yang melintas di kawasan rawan tersebut.
Mengingat volume sisa material longsor berupa tanah dan bebatuan yang cukup sulit jika dibersihkan secara manual, satu unit alat berat jenis ekskavator mini (backhoe) diterjunkan ke lokasi. Alat berat tersebut difokuskan untuk mengeruk tanah yang menutupi bahu jalan agar jalur utama dapat kembali dilewati dengan aman.
Kepala Desa Sirau beserta warga yang akan melintas dilokasi tesrsebut tampak berjaga dan memantau langsung proses pembersihan di lokasi demi memastikan evakuasi berjalan dengan aman dan lancar.
Akibat adanya aktivitas pembersihan ini, arus lalu lintas di kawasan Jalan Siregol sempat mengalami antrean. Puluhan kendaraan roda dua milik warga yang hendak melintas terpaksa harus menghentikan lajunya sejenak dan mengantre di sepanjang jalur tersebut demi keselamatan, sembari menunggu alat berat menyelesaikan pembersihan material di titik utama longsor.
Pemdes Sirau mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang kerap melintasi jalur Siregol agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di cuaca ekstrem atau setelah diguyur hujan lebat, mengingat kondisi geografis jalur Siregol yang dikelilingi oleh tebing-tebing curam dan rawan longsor.